Selasa, 01 Januari 2013

Kacamata Futuristik Google

Google kembali merilis produk teknologi terbarunya. Meski masih dalam taraf uji coba, proyek kacamata futuristik "Project Glass" ini cukup menyita banyak perhatian. Tampilan sekilas kacamata ini hampir sama dengan kacamata yang kita pernah jumpai di film-film Star Trek. Megaproyek Google yang satu ini tak hanya untuk bergaya tetapi juga untuk menguji fitur augmented reality (AR) yang dibenamkan di dalamnya. Upaya ini menjadi yang pertama bagi Google dalam rancangan produk komputasi fisik yang bisa dipakai.


 
Kacamata ini menurut keterangan laman New York Times, dapat menampilkan informasi di lensanya dan memungkinkan si pemakai untuk bertukar pesan via fitur voice commands. Desain kacamata ini sangat futuristik. Bingkainya terbuat dari titanium, sehingga sangat ringan ketika dikenakan. Kacamata ini memproyeksikan gambar dan data virtual secara langsung ke mata penggunanya, dengan menerapkan teknologi augmented reality. Ia juga dibekali kamera yang dapat memotret dan merekam video tanpa sentuhan tangan.
 
Google belum menjelaskan secara rinci kapan kacamata futuristik itu akan dilempar ke pasaran dan berapa harganya. Namun sebuah informasi menyebutkan, kacamata super canggih itu rencananya akan diluncurkan pada awal tahun 2014 atau mungkin bisa saja pertengahan tahun 2013, dengan harga 250 dolar AS sampai 500 dolar AS. Harga yang sangat fantastis untuk sebuah objek yang sama halnya  fantastis. Kita tunggu saja bagaimana perkembangan dari proyek besar milik perusahaan google tersebut, tentunya hal ini menandai betapa pesatnya perkembangan teknologi didunia.

Tradisi Menyambut Tahun Baru Di Jepang

Acara bersih-bersih di akhir tahun sedikit berbeda dengan bersih-bersih pada hari biasanya dikarena bersifat total dan besar-besaran. Kegiatan ini juga biasanya melibatkan hampir semua anggota keluarga. Semua sudut dan pojok rumah yang biasanya tidak tersentuh sapu atau lap sama sekali pada hari tersebut mulai mendapat bagian. Semua isi lemari dibongkar dan disusun ulang. Bukan cuma itu, kulkas, mesin cuci dan benda berat lainya digeser dan dibersihkan terutama pada bagian belakang dan bawah.
Tanggal 31 Desember atau malam tahun baru disebut ōmisoka. Di malam tahun baru, orang Jepang mempunyai tradisi memakan soba yang disebut toshikoshi. Stasiun televisi di Jepang bersaing memperebutkan pemirsa dengan berbagai acara malam tahun baru. NHK mempunyai tradisi menayangkan acara Kōhaku Uta Gassen, berupa kompetisi lagu antarpenyanyi terkenal yang dibagi menjadi kubu merah dan kubu putih. Menjelang pukul 12 malam, genta yang terdapat di berbagai kuil agama Buddha di Jepang dibunyikan. Tradisi memukul genta menjelang pergantian tahun disebut joya no kane. Genta dibunyikan sebanyak 108 kali sebagai perlambang 108 jenis nafsu jahat manusia yang harus dihalau. Selain itu festival kembang api (hanabi) selalu memeriahkan Tahun Baru di kota-kota besar.

Orang Jepang mempunyai tradisi berkiriman kartu pos atau yang biasa disebut dengan nengajō (ucapan tahun baru) yang tiba persis tanggal 1 Januari. Kartu pos ucapan tahun baru dijamin sampai ke alamat yang dituju pada tanggal 1 Januari, asalkan dikirim tidak melewati jangka waktu penerimaan yang ditetapkan kantor pos. Penerimaan kartu pos biasanya dimulai pertengahan Desember hingga beberapa hari terakhir sebelum penutupan tahun. Kantor pos membutuhkan pegawai ekstra yang direkrut dari kalangan pelajar, agar semua kartu pos bisa disampaikan tanggal 1 Januari.



Pengembangan Alinea


 Sejarah Perkembangan Game Sepak Bola
"Pro Evolution Soccer"


Perjalanan panjang game fenomenal ini dimulai dari diluncurkannya International Superstar Soccer ( ISS ) pada tahun 1994 di Jepang. Pada debut pertamanya, ISS langsung mendapat perhatian publik dan dikenal sebagai game sepakbola terbaik dimasanya. Setelah sukses pada debut pertamanya, pada tahun 1995 Konami kembali meluncurkan International Superstar Soccer Deluxe / World Soccer Winning Eleven untuk Nintendo 64 dan Playstation yang memiliki animasi lebih realistis dari sebelumnya. Pada tahun 1997, Konami memperkenalkan generasi penerus yaitu International Superstar Soccer 64 atau yang lebih dikenal Jikkyou World Soccer di Jepang. Game ini dirilis Konami khusus untuk konsol Nintendo 64. Pada tahun yang sama, Konami juga meluncurkan International Superstar Pro atau yang lebih dikenal dengan Winning Eleven 97. Ini adalah seri pertama ISS yang diluncurkan khusus untuk platform Playstation. Berselang setahun setelah peluncuran ISS Pro, Konami langsung meluncurkan 2 game untuk platform yang berbeda. International Superstar Soccer 98 untuk Nintendo dan International Superstar Soccer Pro 98 / Winning Eleven 3 untuk Playstation. Pada tahun 2000, regenerasi kembali diumumkan Konami dengan menerbitkan International Superstar Soccer 2000, Winning Eleven 2000 dan Winning Eleven 4. Sayangnya dalam ISS 2000 dan Winning Eleven 2000 tidak ada fitur spesial yang ditambahkan Konami, hanya perubahan komposisi pemain di setiap tim. Tetapi di Winning Eleven 4 ada penambahan 2 pemain baru dalam squad tim Jepang, serta penambahan yel-yel suporter.


Ditahun 2001 Konami mengeluarkan 2 sekuel ISS pada PS2 yang dikenal sebagai Pro Evolution Soccer dan Winning Eleven 5. Dari sinilah kemudian kedua game ini berubah menjadi versi yang sangat berbeda. Karena pihak KCEO mengambil alih pembuatan Pro Evolution Soccer, sedangkan untuk Winning Eleven diserahkan ke pihak KCET. Namun tidak ada perubahan yang berarti dari versi Winning Eleven 7 - Winning Eleven 8 dan Pro Evolutin Soccer 3 - Pro Evolution Soccer 5. Hal ini “Sangat Disayangkan” mengingat banyaknya penggemar yang menunggu perubahan konsep dari Konami. Sehingga tak sedikit yang merasa bosan dengan fitur - fitur yang sama di setiap serinya. Kebuntuan inovasi nampaknya tengah menyelimuti pihak Konami dan mungkin inilah yang menjadi penyebab bergabungnya kembali dua game ini. Sehingga pada tahun 2007 dua game ini kembali bersatu dan meluncurkan versi terbarunya yaitu Pro Evolution Soccer 6 atau yang lebih dikenal Winning Eleven: Pro Evolution Soccer 2007. Disinilah awal dari kebangkitan game “Sejuta Umat” Pro Evolution Soccer, karena Konami juga meluncurkan versi untuk XBOX 360, dimana pada tahun yang sama konsol ini menjadi pesaing utama Playstation 2.