Rabu, 10 Oktober 2012

Moment Membuat Alat Proyek Laboratorium Dasar

            Kejadiannya berawal disaat saya masih berada di semester 4, lebih tepatnya ketika kami memperoleh mata kuliah praktikum sistem digital. Saat itu saya dan kedua teman saya Khairul dan Sandhy mendapatkan tugas yakni membuat alat proyek yang berhubungan dengan sistem digital yang kemudian alat tersebut nantinya akan kami presentasikan. Menurut saya tugas ini sama hal-nya dengan PI (Penulisan Ilmiah) kelak saat kami duduk di semester 6 nantinya. Namun PI (Penulisan Ilmiah) lebih sulit dan rumit tentunya.

Kelompok kami memilih membuat alat proyek “Alarm Lemari Es” dan dikarenakan kami masih berada di laboratorium dasar oleh sebab itu setiap kelompok diberikan skematik rangkaian alat proyeknya masing – masing untuk mempermudah para praktikan. Sehubungan dengan itu saat kelompok kami diberi skematik rangkaiannya dari laboratorium, kami pun segera mendiskusikan tugas setiap anggota dan menyusun jadwal kerja kelompok. Kedua rekan sekelompok saya Khairul dan Sandhy mendapat tugas membeli seluruh komponen, sedangkan saya mendapat tugas memesan box akrilik sebagai wadah proyek kami nantinya. 

Pada saat membuat proyek kami mengalami banyak kegagalan. Mulai dari salah membeli komponen yang dibutuhkan, salah menggambar jalur pada PCB dan salah merangkai komponen yang sudah hampir selesai. Namun kami menganggap itu semua hanya sebagai tahapan dari pembelajaran. Kami bersyukur setelah melewati banyak hambatan akhirnya alat proyek kami yang berjudul Alarm Lemari Es pun jadi. Sudah lebih dari 2 minggu kami mencoba membuat dan menyempatkan sesekali berkonsultasi dengan penanggung jawab proyek kami. Proyek kami akhirnya selesai sepenuhnya, alat yang kami buat berhasil berfungsi dengan baik dan makalahnya pun sudah tersusun dengan rapih. Kami merasa senang dan sedikit bangga terhadap diri kami. Ternyata tidak ada kata tidak bisa selagi kita tidak mencoba dan tidak ada hal yang sia – sia selagi kita tekun untuk menyelesaikannya.




Kemarau Panjang Nan Mengkhawatirkan

              Sudah lebih dari 5 bulan didaerah tempat tinggalku tidak turun hujan. Air yang seharusnya mengalir deras dari keran rumahku kini berkurang. Masih beruntungnya keluarga kami tidak kekurangan air, seperti hal-nya yang diberitakan di media massa maupun media visual seperti berita yang ada di televisi. Saya selalu membayangkan bagaimana kelak keluarga kami akan seperti itu, aku pun takkan sanggup untuk mencari air berpuluh - puluh kilometer jauhnya untuk memperoleh se-ember air. Jangankan untuk mandi atau mencuci, mungkin untuk minum saja tidak akan cukup untuk saya dan keluarga. Memang terlihat sangat mengerikan daerah – daerah yang kekurangan air seperti itu. Aku pun selalu berdoa agar tidak pernah terjadi hal yang seperti itu didaerah tempat tinggalku.

Oleh karenanya keluarga saya mengajarkan untuk selalu menghemat air.  Banyak hal yang dapat merugikan apabila kita boros menggunakan air. Salah satu dampak yang paling parah yaitu kekeringan. Semua orang tentunya akan dibuat kewalahan dengan tidak adanya air. Bukan hanya manusia bahkan hewan dan tumbuhan pun sangat memerlukan air. Jaman dulu hujan masih dapat diprediksi dengan melihat jadwal bulan. Namun sekarang jauh berbeda sama sekali tidak dapat diprediksi, kecuali oleh instansi BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika). Mungkin ini juga merupakan penyebab dari dampak Global Warming. Pemanasan global yang diakibatkan oleh menipisnya lapisan ozon dikarenakan banyaknya kandungan gas CO dibumi yang dihasilkan dari asap pembakaran yang tidak sempurna seperti halnya asap pabrik dan kendaraan bermotor.

 Memang sudah seharusnya kita selalu merawat dan menjaga kelestarian lingkungan. Sebelum dampaknya semakin meluas. Karena kalau bukan dari diri kita siapa lagi dan kalau bukan dari sekarang kapan lagi. Sudah sepatutnya kita mewarisi lingkungan yang sehat dan bersih untuk generasi yang akan datang.



Minggu, 07 Oktober 2012

Bahasa Indonesia di Kancah Dunia

Perlu kita ketahui ternyata bahasa Indonesia diminati oleh 45 negara diseluruh belahan dunia. Mulai dari yang dekat dengan negara Indonesia hingga yang letaknya berjauhan dari negara ini pun serta merta ikut mempelajarinya. Walaupun dari segi yang lain Indonesia masih belum bisa berkata banyak, ternyata bahasa Indonesia sudah lebih diakui dunia. Banyaknya kebudayaan di Indonesia kerap kali membuat negeri - negeri lain iri dan ingin menelitinya, bahkan pernah ada yang sempat mengaku / mengklaim budaya itu miliknya. Sebenarnya Indonesia bisa dibilang negara paling sempurna dari segi alam dan kebudayaannya. Semua ada di Indonesia, mulai dari ragam bahasa, budaya, kuliner, sumber daya alam, wisata, iklim, letak strategis, dll.

Di Australia, bahasa Indonesia merupakan bahasa paling populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah pada tingkat pendidikan dasar yang mengajarkan bahasa Indonesia disana (187 diantaranya berada di Australia Barat), dan biasanya bahasa Indonesia merupakan bahasa yang wajib dipelajari di tingkat sekolah dasar. Belum lagi jumlah perguruan tinggi yang menyediakan jurusan bahasa atau sastra Indonesia, membuat Australia menjadi salah satu negara yang paling intens mengembangkan bahasa Indonesia. Jadi tak heran bila di Australia kita menemukan anak – anak SD yang bisa menyapa kita dengan sapaan khas orang Indonesia ‘Selamat pagi, apa kabar?’. Sementara itu di benua Afrika, Mesir tercatat sebagai negara yang paling utama mengembangkan bahasa Indonesia. Di negara yang paling pertama mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia itu baru saja dibangun Pusat Studi Indonesia. Pusat Studi ini ada di Suez Canal University, dan merupakan langkah awal untuk lebih mendalami Indonesia dari semua aspek, mencakup ideologi, politik, sosial dan budaya, ekonomi dan pertahanan keamanannya.

Terbang jauh ke benua Eropa, ada Italia yang juga memiliki minat mendalam terhadap bahasa Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari jumlah klub sepakbola asal negara tersebut yang telah meluncurkan situs resmi mereka dalam bahasa tanah air yang disebut – sebut sebagai bahasa tersulit ke – 3 di Asia ini. Sejauh ini ada tiga klub Italia yang memiliki situs dalam bahasa Indonesia yaitu Juventus, Intermilan, dan AC Milan.

Jadi, berbanggalah selalu terhadap bahasa Indonesia karena melihat kenyataannya, bukan hanya mimpi bila suatu saat bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa internasional.


Sumber :






Jumat, 27 April 2012

Mesin Aplikasi


Untuk gambar yang lebih jelas silahkan klik kanan pada gambar kemudian pilih open link in new tab, gambar akan terlihat lebih jelas apabila di zoom



Faktor Psikologis
Secara psikologis pembuat mesin ingin memberikan kemudahan bagi customer untuk memperoleh minuman yang disukai. Jenis - jenis minumannya pun beraneka macam, tersaji dalam kondisi masih dingin dan segar. Mesin ini dirancang secara aman dan nyaman khusus bagi para customer. Cara penggunaannya yaitu dengan memasukkan sejumlah koin yang sesuai dengan jenis minuman yang ingin dibeli.

Faktor Ergonomis
Dilihat dari faktor ergonomis yang menitik beratkan pada tata letak dan objek warna maupun gambar, mesin minuman dingin ini memiliki daya tarik yang cukup kuat bagi para customernya. Sehingga pembeli akan merasa penasaran ingin mencoba menggunakan mesin tersebut. Background mesin tersebut yang berwarna biru seakan - akan memiliki makna "cold and fresh", kondisi minumannya masih dingin dan segar.

Faktor Kecerdasan Buatan
Berdasarkan faktor kecerdasan buatan, pembuat mesin ini cukup cerdas karena pembuat mesin ini mampu memperkirakan peluang bisnis dari membuat mesin minuman dingin tersebut dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang cukup panas, yang dapat menimbulkan dahaga bagi kita yang sedang berada diluar rumah.

Faktor Teknik Penulisan 
Berdasarkan  faktor teknik penulisan, pada mesin minuman tersebut terdapat sejumlah instruksi - instruksi yang cukup jelas dan bersifat informatif guna memberikan keterangan bagi para customernya untuk memperoleh minuman tersebut.

Faktor Multimedia
Dilihat dari faktor multimedia, mesin tersebut memiliki desain yang unik. Yaitu mesin akan memutarkan besi pengganjal minuman yang berada dibawah setiap minuman apabila koin tersebut cocok dengan jenis minuman yang dipilih. Didalam mesin tersebut juga terdapat sejumlah gambar menarik yang dapat memikat hati para customernya.

Faktor Rekayasa Perangkat Lunak
Merujuk pada faktor rekayasa perangkat lunak, keseluruhan desain mesin ini cukup menarik, efektif dan efisien. Menimbulkan kesan nyaman dan aman bagi para customer. Sehingga bagi customer yang membutuhkan minuman dingin tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkannya. Instruksinya pun bersifat interaktif, karena pada mesin ini tidak ditemukannya perintah - perintah yang dapat membingungkan para customer.